Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Lumajang Ikuti Pepes Bawal untuk Perkuat Tata Kelola Anggaran yang Akuntabel

pitut

Plt Kepala Sekretariat Bawaslu Lumajang, Prajna Eka Puspitasari, ikuti Pepes Bawal Vol.1 yang digelar Bawaslu Jatim

Lumajang - Dalam upaya memperkuat kapasitas perencanaan dan penganggaran yang transparan serta akuntabel, Plt Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Lumajang, Prajna Eka Puspitasari, mengikuti kegiatan “Pepes Bawal” (Perencanaan dan Penganggaran Satker Baru yang Akuntabel, Wise, Akurat, dan Logis) Vol.1 yang digelar oleh Bawaslu Provinsi Jawa Timur secara daring melalui aplikasi Zoom, Rabu (24/9/2025).

Kegiatan bertajuk Coaching Clinic and Sharing Session Series ini menghadirkan narasumber dari Subkoordinator PKMBN Bawaslu Jawa Timur Pitut Fariana, yang memaparkan berbagai strategi dalam merancang perencanaan dan penganggaran satuan kerja yang efisien dan sesuai prinsip good governance.

Dalam kesempatan itu, Prajna menilai kegiatan seperti Pepes Bawal menjadi ruang belajar penting bagi setiap satuan kerja, terutama dalam memastikan setiap proses administrasi dan pengelolaan anggaran di Bawaslu daerah berjalan tertib, tepat sasaran, dan selaras dengan prinsip akuntabilitas publik.

“Melalui kegiatan ini, kami semakin memahami bahwa perencanaan dan penganggaran bukan sekadar soal angka, tapi soal integritas lembaga. Pepes Bawal mengingatkan kami untuk selalu berpikir sistematis dan logis dalam setiap perencanaan program,” ujar Prajna seusai kegiatan.

Ia menambahkan, sebagai lembaga pengawas Pemilu, Bawaslu Lumajang tidak hanya bertanggung jawab pada aspek pengawasan tahapan, tetapi juga harus menunjukkan tata kelola kelembagaan yang profesional dan dapat dipercaya.

“Kami di sekretariat berkomitmen untuk memperkuat sisi manajerial dan akuntabilitas keuangan. Karena dari situ kepercayaan publik terhadap lembaga ini tumbuh,” katanya.

Pepes Bawal Vol.1 diikuti oleh seluruh pejabat perbendaharaan dari berbagai satuan kerja di Jawa Timur, mulai dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Penandatangan SPM (PPSPM), hingga bendahara pengeluaran dan staf operator keuangan. Melalui forum ini, peserta didorong untuk berbagi praktik baik serta menyamakan persepsi dalam pengelolaan keuangan yang efektif dan akurat.

Prajna menegaskan bahwa hasil dari forum tersebut akan segera ditindaklanjuti di internal Bawaslu Lumajang, terutama dalam menyusun langkah strategis perencanaan program kerja 2026 yang lebih matang dan berbasis data.

“Pepes Bawal bukan sekadar forum teknis, tapi juga refleksi agar kita makin bijak dan bertanggung jawab dalam mengelola amanah negara,” pungkasnya.

Penulis : Ella Luma
Foto : Atika