Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Lumajang Komitmen Kawal Pemutakhiran Data Parpol Semester II Jelang Tahapan Pemilu

mk

 

Lumajang – Bawaslu Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya untuk memaksimalkan fungsi pengawasan dalam proses Pemutakhiran Data Partai Politik Semester II Tahun 2026. Hal ini disampaikan oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Lumajang, Siti Mudawiyah, saat menghadiri Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Partai Politik yang digelar di Kantor KPU Kabupaten Lumajang, Senin (19/10/2026).  

 

Langkah pengawasan ketat ini dilakukan sebagai bentuk upaya pencegahan dan pemastian keakuratan data partai politik sebelum memasuki tahapan Pemilu, yang sesuai regulasi akan dimulai 20 bulan sebelum hari pemungutan suara. 

 

Siti Mudawiyah mengimbau seluruh pengurus partai politik di tingkat Kabupaten Lumajang agar segera dan aktif melakukan pembaruan data secara mandiri tanpa menunggu menjelang penutupan pendaftaran. Berdasarkan evaluasi dari tahapan-tahapan sebelumnya, kecenderungan partai politik melakukan pemutakhiran data di detik-detik akhir berpotensi menimbulkan kendala teknis serta penumpukan data. 

 

"Bawaslu mendorong partai politik untuk melakukan perbaikan dan penyesuaian data keanggotaan lebih awal. Kami tidak ingin perbaikan data menumpuk menjelang tahapan dimulai, sehingga pengawasan dan verifikasi dapat berjalan lebih optimal dan akuntabel," ujar Mudawiyah. 

 

Meskipun dalam skema akses Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL) Bawaslu memiliki keterbatasan kapasitas yaitu sebagai reviewer, pihaknya memastikan pengawasan melekat tetap berjalan sesuai dengan regulasi dan undang-undang yang berlaku. Bawaslu Lumajang juga memberikan perhatian khusus terhadap keabsahan dokumen verifikasi faktual (verfak), meliputi keterpenuhan syarat domisili anggota, keabsahan kepengurusan, hingga keberadaan fisik kantor partai politik. 

 

"Kami terus berkoordinasi dan mencermati perkembangan regulasi serta hasil pencocokan data dari KPU. Aspek keberadaan kantor, kepengurusan, dan data anggota harus dipastikan sesuai dengan fakta di lapangan demi melahirkan data pemilu yang bersih, valid, dan tepercaya," pungkas Mudawiyah


 

Penulis : ella Luma

Foto: Hafiz