Bawaslu Lumajang Sasar Petani Pinggiran Pronojiwo dalam Sosialisasi Demokrasi
|
Lumajang - Ketua Bawaslu Kabupaten Lumajang, Lutfiati, menyampaikan bahwa pihaknya akan menggelar sosialisasi pendidikan demokrasi bagi para petani pinggiran di Kecamatan Pronojiwo, wilayah yang berada di lereng Gunung Semeru.
Program ini merupakan bagian dari strategi Bawaslu Lumajang untuk menjangkau berbagai segmen masyarakat dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemilu yang partisipatif dan berintegritas.
“Kegiatan minggu ini fokus pada sosialisasi demokrasi kepada petani-petani pinggiran. Ini adalah salah satu program kami untuk menyentuh lapisan masyarakat yang selama ini sulit mengakses informasi demokrasi,” ungkap Lutfiati dalam keterangannya.
Menurutnya, edukasi sebelum tahapan Pemilu sangat penting agar masyarakat memiliki pemahaman yang cukup tentang peran mereka sebagai pemilih. Setelah sebelumnya kegiatan serupa menyasar generasi muda melalui kegiatan serupa di Rumah Gesang, Kecamatan Tempeh, Bawaslu Lumajang kini mengarahkan perhatiannya ke sektor agraris.
“Kenapa petani? Karena kami menyasar banyak segmen. Petani-petani di pinggiran seperti di Pronojiwo seringkali tertinggal dalam informasi kepemiluan. Ini yang kami coba jembatani,” jelasnya.
Lutfiati menekankan bahwa pemilih dari kalangan petani memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebijakan, terutama di daerah-daerah berbasis pertanian. Sayangnya, mereka kerap tidak mendapat ruang cukup dalam diskursus politik karena minimnya pendidikan demokrasi.
“Kami ingin mereka tahu bahwa suara mereka sama pentingnya, dan mereka punya hak serta tanggung jawab dalam menentukan pemimpin,” ujarnya.
Dengan menjangkau kelompok masyarakat yang sering terabaikan, Bawaslu Lumajang berharap dapat meningkatkan kualitas partisipasi pemilu di seluruh wilayah, tidak hanya di pusat kota, tetapi juga hingga ke desa-desa di lereng Semeru. Program sosialisasi ini akan terus digelar secara bertahap menjelang tahapan resmi Pemilu 2029.
Penulis & Foto : Ella Luma