Dapat Mandat Penuh Kelola P2P Daring, Bawaslu Lumajang Siap Bergerak Cepat Jaring Kader Komunitas
|
Lumajang – Jajaran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lumajang menyatakan kesiapannya untuk mengemban mandat penuh dalam pelaksanaan Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) Tahun Anggaran 2026. Meskipun diterpa tantangan pemotongan anggaran yang mengubah metode pelaksanaan dari luring menjadi daring, Bawaslu Lumajang optimis dapat mencetak para pencari keadilan Pemilu di wilayahnya.
Kesiapan ini disampaikan langsung oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Lumajang selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas, Syarifudin Lubis, usai mengikuti rapat koordinasi bersama Bawaslu Provinsi Jawa Timur pada Selasa (28/4/2026).
"Tahun ini ada pergeseran tanggung jawab yang besar. Bawaslu Lumajang kini memegang kendali penuh secara mandiri mulai dari rekrutmen, pengelolaan forum Zoom, hingga pasca-kegiatan. Kami siap bergerak cepat dan adaptif terhadap skema baru ini," tegas Syarifudin Lubis.
Menyikapi waktu persiapan yang sangat singkat, Lubis sapaan akrabnya, menyatakan bahwa Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Lumajang akan langsung tancap gas melakukan rekrutmen terbuka. Targetnya, data 38 peserta terbaik asal Lumajang sudah harus rampung dan disetorkan ke provinsi maksimal pada 6–7 Mei 2026.
Lubis menambahkan, pihaknya akan sangat selektif dalam memilih peserta agar kuota yang terbatas ini benar-benar menghasilkan dampak yang luas. Prioritas utama Bawaslu Lumajang adalah merangkul kelompok perempuan, disabilitas, pemilih muda, mahasiswa, serta kader komunitas akar rumput seperti PKK dan Karang Taruna di desa-desa.
"Kami pastikan proses rekrutmen ini objektif. Kita menghindari peserta formalitas. Sesuai arahan provinsi, kita butuh individu yang aktif di masyarakat agar mereka bisa menjadi motor penggerak pengawasan partisipatif di lingkungan masing-masing. Terkait teknis pembelajaran daring selama tiga hari, termasuk pemenuhan hak kuota data peserta dan ketertiban administrasi SPJ, semuanya sudah kami mitigasi dan siapkan polanya agar berjalan sukses tanpa hambatan," ujar Lubis optimis.Lumajang – Jajaran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lumajang menyatakan kesiapannya untuk mengemban mandat penuh dalam pelaksanaan Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) Tahun Anggaran 2026. Meskipun diterpa tantangan pemotongan anggaran yang mengubah metode pelaksanaan dari luring menjadi daring, Bawaslu Lumajang optimis dapat mencetak para pencari keadilan Pemilu di wilayahnya.
Kesiapan ini disampaikan langsung oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Lumajang selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas, Syarifudin Lubis, usai mengikuti rapat koordinasi bersama Bawaslu Provinsi Jawa Timur pada Selasa (28/4/2026).
"Tahun ini ada pergeseran tanggung jawab yang besar. Bawaslu Lumajang kini memegang kendali penuh secara mandiri mulai dari rekrutmen, pengelolaan forum Zoom, hingga pasca-kegiatan. Kami siap bergerak cepat dan adaptif terhadap skema baru ini," tegas Syarifudin Lubis.
Menyikapi waktu persiapan yang sangat singkat, Lubis sapaan akrabnya, menyatakan bahwa Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Lumajang akan langsung tancap gas melakukan rekrutmen terbuka. Targetnya, data 38 peserta terbaik asal Lumajang sudah harus rampung dan disetorkan ke provinsi maksimal pada 6–7 Mei 2026.
Lubis menambahkan, pihaknya akan sangat selektif dalam memilih peserta agar kuota yang terbatas ini benar-benar menghasilkan dampak yang luas. Prioritas utama Bawaslu Lumajang adalah merangkul kelompok perempuan, disabilitas, pemilih muda, mahasiswa, serta kader komunitas akar rumput seperti PKK dan Karang Taruna di desa-desa.
"Kami pastikan proses rekrutmen ini objektif. Kita menghindari peserta formalitas. Sesuai arahan provinsi, kita butuh individu yang aktif di masyarakat agar mereka bisa menjadi motor penggerak pengawasan partisipatif di lingkungan masing-masing. Terkait teknis pembelajaran daring selama tiga hari, termasuk pemenuhan hak kuota data peserta dan ketertiban administrasi SPJ, semuanya sudah kami mitigasi dan siapkan polanya agar berjalan sukses tanpa hambatan," ujar Lubis optimis.
Penulis dan Foto : Ella Luma