Lompat ke isi utama

Berita

Jadi Laboratorium Inovasi, Bawaslu Jatim Luncurkan Buku Panduan Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat

test

Lumajang – Bawaslu Provinsi Jawa Timur kembali menunjukkan peran strategisnya sebagai pusat inovasi pengawasan pemilu di Indonesia. Hal ini ditegaskan dalam acara Peluncuran Buku Kebijakan Strategis dan Program Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat yang dibuka secara resmi oleh Ketua Bawaslu RI, Jumat (12/03/2026) melalui zoom.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Bawaslu Jatim ini dihadiri oleh pimpinan Bawaslu dari berbagai kabupaten/kota, salah satunya Anggota Bawaslu Lumajang, M. Syarifudin Lubis. Kegiatan ini menjadi momentum penguatan fungsi pencegahan sebagai pilar utama pengawasan pemilu selain fungsi penindakan.

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja, dalam arahannya menyebutkan bahwa Jawa Timur memiliki kompleksitas sosial politik yang unik, sehingga buku yang diluncurkan ini sangat relevan sebagai panduan teknis bagi pengawas pemilu.

Beliau menggarisbawahi bahwa kesuksesan pengawasan sangat bergantung pada sejauh mana Bawaslu mampu berkolaborasi dengan masyarakat sipil, media, dan elemen warga lainnya.

"Buku ini adalah dokumen penting untuk mewujudkan pengawasan pemilu yang berintegritas. Kita harus memastikan kolaborasi terjalin kuat untuk memperkokoh demokrasi substansial," tegasnya.

Selain itu, ditekankan pula pentingnya prioritas program melalui reformasi kelembagaan.

Dengan diluncurkannya buku ini, diharapkan jajaran pengawas di Jawa Timur, termasuk di Kabupaten Lumajang, memiliki landasan kuat dalam menjalankan pendidikan politik dan pencegahan dini guna meminimalisir pelanggaran pemilu di masa mendatang.

Penulis : Ella Luma

Foto : Nindhy