Lompat ke isi utama

Berita

Ketua Bawaslu se-Jatim, A. Warits Ingatkan Seluruh Jajarannya tentang Pentingnya Etika dan Moralitas Kerja

warits

Bulan Konsolidasi Bawaslu Jatim Ketua Bawaslu Jatim, A. Warits, tekankan pentingnya etika, moralitas, dan kepemimpinan yang menggerakkan dalam mewujudkan reformasi birokrasi

Lumajang – Dalam upayanya untuk mewujudkan reformasi birokrasi, Ketua Bawaslu Jatim, A. Warits mengingatkan seluruh jajarannya untuk tidak mengabaikan etika dan moralitas kerja. Dua hal ini penting dilakukan sebagai pondasi penguatan kelembagaan, khususnya di lingkungan Bawaslu Kabupaten/Kota di wilayah Jawa Timur.

Hal ini ia sampaikan dalam sambutannya pada kegiatan Konsolidasi Seluruh Pengawas Pemilu dan Sekretariat se-Jawa Timur, termasuk Bawaslu Lumajang, Rabu (11/06/2025), yang digelar secara daring. Kegiatan yang bertajuk Bulan Konsolidasi ini bertepatan setelah masuknya ratusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) baru untuk Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/kota se-Jawa Timur 1 Juni 2025 lalu.

Tak hanya menyasar pada pegawai, konsolidasi ini dilakukan untuk mengingatkan kembali kepada anggota Bawaslu dan pejabat struktural di Kabupaten/Kota akan pentingnya peran pemimpin dalam menjalankan tugas-tugas ke-Bawasluan.

Ia menyebutkan, selain tentang etika dan moralitas kerja, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan oleh jajaran Komisioner, pejabat struktural, serta sekretariat di Bawaslu Kabupaten/Kota, seperti bagaimana menjadi pimpinan yang bisa menggerakkan, mampu mengarahkan dan menjadi agen transformasi.

“Kalau pemimpin sekedar memimpin, itu tidak susah. Namun jadi pemimpin yang bisa menggerakkan, ini yang tidak mudah. Perlu belajar dan harus banyak diasah”, ujar Warits.

Ia melanjutkan, Bawaslu juga harus mengelola struktur organisasinya dengan lincah, perlu melakukan penguatan kapasitas SDM, penataan proses kerja dan mutu layanan, perencanaan dan pelaksanaan yang terukur serta penguatan jaringan.

Penulis dan Foto : Din's