Lompat ke isi utama

Berita

Lubis Perkuat Literasi Demokrasi di Komunitas Penyandang Disabilitas Lumajang

0202

M. Syarifudin Lubis, melaksanakan kegiatan literasi demokrasi bersama komunitas penyandang disabilitas se-Kabupaten Lumajang

Lumajang - Anggota Bawaslu Kabupaten Lumajang Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas, M. Syarifudin Lubis, melaksanakan kegiatan literasi demokrasi bersama komunitas penyandang disabilitas se-Kabupaten Lumajang. Kegiatan tersebut digelar di Desa Munder, Kecamatan Yosowilangun, beberapa waktu lalu.

Dalam kegiatan yang dihadiri puluhan warga penyandang disabilitas tersebut, Lubis menyampaikan edukasi terkait tugas dan fungsi Bawaslu pada masa non-tahapan pemilu seperti saat ini. Ia menegaskan bahwa meskipun tidak sedang berada pada tahapan pemilu, Bawaslu tetap aktif melakukan pengawasan dan upaya pencegahan guna menjaga kualitas demokrasi.

“Setiap warga negara, termasuk penyandang disabilitas, memiliki hak yang sama untuk menggunakan hak pilihnya dalam pemilu. Oleh karena itu, akurasi data pemilih menjadi hal yang sangat penting,” ujar Lubis.

Ia menjelaskan bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara berkala melakukan pemutakhiran data pemilih, sementara Bawaslu menjalankan fungsi pengawasan terhadap proses tersebut. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh data pemilih, termasuk data pemilih disabilitas, tercatat secara akurat dan tidak terabaikan.

Sebagai Kordiv Pencegahan, Parmas, dan Humas, Lubis yang telah lama menjalin kedekatan dengan komunitas penyandang disabilitas menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal hak politiknya. Menurutnya, keterlibatan penyandang disabilitas menjadi bagian penting dalam mewujudkan pemilu yang inklusif dan berkeadilan.

Dalam kegiatan tersebut, Lubis turut didampingi oleh tim dari Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kabupaten Lumajang. Kegiatan literasi demokrasi ini menjadi wujud komitmen Bawaslu Lumajang untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya kelompok rentan, dengan pendekatan yang edukatif dan humanis.

Penulis dan Foto : Ella Luma