Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Satu Data Bawaslu, Dwi Endah Tekankan Peran Strategis Tim Produsen Data

zoom lagi

Anggota Bawaslu Jatim, kordiv Humas dan Datin Dwi Endah P. dalam zoom meeting bersama Bawaslu RI dan Bawaslu Kab/Kota se-Jatim

Lumajang - Bawaslu Provinsi Jawa Timur terus mendorong penguatan tata kelola data pengawasan melalui implementasi kebijakan Satu Data Bawaslu. Hal tersebut ditegaskan Koordinator Divisi Humas dan Data Informasi Bawaslu Jawa Timur, Dwi Endah Prasetyowati, saat membuka Rapat Koordinasi Tugas dan Fungsi Tim Produsen Data Bawaslu Provinsi serta Kabupaten/Kota se-Jawa Timur yang digelar secara daring, Rabu (28/1/2026).

Dwi Endah menyampaikan bahwa kebijakan Satu Data Bawaslu merupakan langkah strategis untuk mewujudkan sistem data pengawasan yang terintegrasi, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kebijakan ini telah ditetapkan secara nasional melalui Peraturan Bawaslu Nomor 7 Tahun 2024.

“Satu Data Bawaslu bertujuan menghadirkan satu sistem data yang terintegrasi. Oleh karena itu, kita perlu memahami peran dan fungsi masing-masing, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, agar implementasinya berjalan optimal,” ujar Dwi Endah.

Ia menekankan bahwa Tim Produsen Data memiliki peran krusial sebagai sumber utama data pengawasan. Tanpa pengelolaan data yang tertib dan seragam, kualitas pengambilan kebijakan dan penyusunan laporan kelembagaan akan terdampak.

“Data adalah fondasi kerja pengawasan. Melalui Tim Produsen Data, kita ingin memastikan data yang dihasilkan valid, mutakhir, dan sesuai standar Satu Data Bawaslu,” tegasnya.

Dwi Endah juga mengajak seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota untuk memanfaatkan forum rakor sebagai ruang diskusi aktif, terutama terkait pembentukan tim, penerbitan SK, serta mekanisme kerja produsen data di daerah.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Lumajang, Moh. Farhan, yang turut mengikuti kegiatan tersebut menyambut baik arahan dan penguatan kebijakan Satu Data Bawaslu. Menurutnya, rakor ini memberikan kejelasan peran bagi daerah.

“Kegiatan ini sangat membantu kami di kabupaten/kota untuk memahami posisi strategis sebagai produsen data. Ke depan, kami di Lumajang siap memperkuat koordinasi lintas divisi agar data pengawasan semakin berkualitas,” ungkap Farhan.

Penulis : Ella Luma

Foto : Dincs