Lompat ke isi utama

Berita

Sahat Erwin: Produsen Data Kunci Keberhasilan Satu Data Bawaslu

zomm lagi

Sahat Erwin Gemayel Siagian, Pusdatin Bawaslu RI, memaparkan pembentukan tim produsen data yang berdifat lintas divisi dan lintas fungsi.

Lumajang - Keberhasilan implementasi kebijakan Satu Data Bawaslu sangat ditentukan oleh kinerja Tim Produsen Data di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota. Penegasan tersebut disampaikan Sahat Erwin Gemayel Siagian, Pranata Komputer Ahli Muda Bawaslu RI, dalam Rapat Koordinasi Tugas dan Fungsi Tim Produsen Data Bawaslu se-Jawa Timur yang dilaksanakan secara daring, Rabu (28/1/2026).

Dalam pemaparannya, Sahat Erwin menjelaskan bahwa seluruh aktivitas pengawasan Bawaslu berbasis pada data. Tanpa tata kelola data yang baik, potensi terjadinya perbedaan versi data antarunit kerja menjadi sangat besar dan berisiko melemahkan akuntabilitas kelembagaan.

“Satu Data Bawaslu hadir untuk memastikan hanya ada satu versi data yang valid, terstandar, dan dapat dipercaya sebagai dasar pengambilan keputusan pimpinan,” jelas Sahat Erwin.

Ia menyampaikan bahwa dalam sistem Satu Data Bawaslu terdapat tiga peran utama, yakni Pengarah Data, Walidata, dan Produsen Data. Dari ketiganya, Produsen Data memegang peran strategis karena bertugas menghasilkan dan menjaga kualitas data sejak awal.

“Produsen Data bukan sekadar pengumpul data, tetapi bertanggung jawab memastikan data yang dihasilkan valid, lengkap, memiliki metadata, dan dapat ditelusuri sumbernya,” tegasnya.

Sahat Erwin juga menekankan pentingnya pembentukan Tim Produsen Data yang bersifat lintas divisi dan lintas fungsi, serta tidak berhenti pada formalitas administrasi semata.

“Setelah SK diterbitkan, justru pekerjaan dimulai. Tim harus aktif merencanakan, memutakhirkan, dan mengendalikan kualitas data secara berkelanjutan,” tambahnya.

Menanggapi pemaparan tersebut, Anggota Bawaslu Kabupaten Lumajang, Moh. Farhan, menilai materi yang disampaikan memberikan pemahaman komprehensif bagi daerah dalam menata sistem data pengawasan.

“Penjelasan dari Mas Erwin sangat membuka wawasan kami. Dengan Satu Data Bawaslu, kami di daerah semakin terdorong untuk menyiapkan data yang rapi, seragam, dan siap digunakan dalam pengambilan kebijakan pengawasan,” kata Farhan.

Ia berharap, melalui penguatan Tim Produsen Data, koordinasi antara kabupaten/kota, provinsi, dan pusat dapat berjalan lebih efektif demi mendukung pengawasan Pemilu dan Pilkada yang kredibel.

Penulis : Ella Luma

Foto : Dincs