Sambangi Lumajang, Totok Hariyono Instruksikan Jajaran Jaga Soliditas dan Marwah Lembaga
|
Lumajang – Anggota Bawaslu Republik Indonesia, Totok Hariyono, melakukan kunjungan supervisi ke Kantor Bawaslu Kabupaten Lumajang, Selasa (12/5). Kedatangan Koordinator Wilayah (Korwil) Jawa Timur ini bertujuan untuk memastikan kesiapan serta soliditas jajaran pengawas di tingkat kabupaten dalam menghadapi tahapan demokrasi yang tengah berjalan. Kehadiran tokoh nasional ini disambut hangat oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Lumajang beserta seluruh jajaran sekretariat di lobi kantor.
Dalam arahannya di hadapan seluruh jajaran, Totok Hariyono menekankan bahwa kunci utama kesuksesan pengawasan adalah soliditas antara komisioner dan sekretariat. Sebagai Korwil Jatim, ia ingin memastikan bahwa "rumah tangga" Bawaslu di daerah dalam kondisi yang prima, baik dari segi mentalitas maupun administratif. Menurutnya, Bawaslu Lumajang harus menjadi satu kesatuan yang tidak boleh terpecah oleh kepentingan apa pun selain kepentingan penegakan keadilan Pemilu.
"Saya datang ke sini untuk memastikan bahwa detak jantung pengawasan di Lumajang masih kuat. Kita adalah satu keluarga besar. Antara pimpinan dan sekretariat harus seirama, satu garis komando, dan saling mendukung. Jangan ada sekat yang menghambat kinerja pengawasan," tegas Totok di sela-sela diskusi.
Lebih lanjut, pria yang dikenal dekat dengan jajaran bawah ini mengingatkan agar seluruh personil Bawaslu Lumajang menjaga integritas dan marwah lembaga. Ia menegaskan bahwa jabatan sebagai pengawas pemilu adalah amanah konstitusi yang sangat besar tanggung jawabnya. Oleh karena itu, profesionalitas dalam bekerja harus menjadi identitas yang melekat pada setiap individu pengawas, mulai dari tingkat kabupaten hingga jajaran di bawahnya.
Kunjungan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan peninjauan fasilitas kantor. Kehadiran Totok Hariyono memberikan energi baru bagi jajaran Bawaslu Lumajang untuk terus berkomitmen melaksanakan tugas pengawasan dengan penuh dedikasi.
"Tetaplah menjadi mata dan telinga demokrasi bagi rakyat Indonesia, khususnya di wilayah kaki Gunung Semeru ini," pungkasnya sebelum meninggalkan lokasi.
Penulis : Ella Luma
Foto : Re