STIH Jenderal Sudirman dan Bawaslu Lumajang Perkuat Kolaborasi, Dorong Integrasi Literasi Demokrasi ke Perkuliahan
|
Lumajang - Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Jenderal Sudirman Lumajang menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama dengan Bawaslu Kabupaten Lumajang melalui tindak lanjut nota kesepahaman (MoU) dalam bentuk program konkret yang terintegrasi dengan kegiatan akademik.
Ketua STIH Jenderal Sudirman Lumajang, Dr. Jati Nugroho, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Bawaslu Kabupaten Lumajang dalam rangka menindaklanjuti kerja sama yang telah terjalin. Ia menekankan pentingnya penyusunan konsep dan struktur kegiatan yang jelas agar implementasi kerja sama dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
“Kami siap menindaklanjuti kerja sama ini, termasuk membuka ruang magang, penelitian, hingga penyusunan skripsi bagi mahasiswa. Ke depan, literasi demokrasi dapat dikembangkan dalam bentuk program yang lebih sistematis, seperti sekolah demokrasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Jati menjelaskan bahwa kegiatan kolaboratif tidak hanya bersifat insidental, tetapi diharapkan dapat terintegrasi dalam proses pembelajaran, khususnya pada mata kuliah seperti Hukum Tata Negara (HTN). Ia juga mengusulkan agar program pengajaran dari Bawaslu dapat dilaksanakan selama satu semester penuh dengan skema narasumber bergantian.
Selain itu, STIH juga membuka peluang pelaksanaan kegiatan dalam berbagai format, seperti kuliah umum lintas angkatan, seminar, hingga pemberian piagam sebagai bentuk penguatan kerja sama kelembagaan.
Untuk tahap awal, kegiatan direncanakan mulai dilaksanakan pada Mei 2026, menyesuaikan dengan kalender akademik mahasiswa yang saat ini memasuki masa ujian tengah semester.
Melalui kerja sama ini, STIH berharap dapat memperkaya wawasan mahasiswa terkait kepemiluan serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung penguatan demokrasi yang berkualitas.
Penulis & Foto : Ella Luma