Lompat ke isi utama

Berita

Tiga Buku, Satu Misi: Bawaslu Jatim Dorong Penguatan Edukasi Demokrasi di Bawaslu Lumajang

bawaslu jatim dan bawaslu lumajang

Anggota Bawaslu Jatim Koordinator Divisi Humas dan Data Informasi, Dwi Endah Prasetyowati, menyerahkan tiga buku kepada Ketua Bawaslu Kabupaten Lumajang, Lutfiati

Lumajang β€” Bawaslu Kabupaten Lumajang menerima tiga buku dari Bawaslu Provinsi Jawa Timur pada Rabu (9/7/2025), sebagai bagian dari upaya memperkuat peran lembaga dalam membangun kesadaran demokrasi publik. Tiga buku tersebut berjudul "Merawat Daulat Rakyat", "Mengawasi Demokrasi", dan "Lalu Bawaslu Mengawasi".

Penyerahan dilakukan oleh Anggota Bawaslu Jatim Koordinator Divisi Humas dan Data Informasi, Dwi Endah Prasetyowati, kepada Ketua Bawaslu Kabupaten Lumajang, Lutfiati.

Dalam keterangannya, Dwi Endah menyampaikan bahwa buku-buku tersebut merupakan bagian dari inovasi program Rumah Data, yang diinisiasi Bawaslu Provinsi sebagai wadah edukasi, motivasi, dan penguatan lembaga agar semakin informatif di mata publik.

Selain tentang rumah data yang digawangi oleh Divisi Data dan Informasi Bawaslu Jatim, buku lainnya berisi tentang kelembagaan dan kehumasan.

"Buku ini menjadi wujud nyata bagaimana Bawaslu provinsi bersama kabupaten/kota berupaya membangun citra kelembagaan yang positif serta memperluas edukasi masyarakat terkait demokrasi," ujar Endah.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa humas memiliki peran vital sebagai penghubung antara lembaga dan masyarakat. Fungsi humas tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi jembatan edukatif yang mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat akan pentingnya mengawal demokrasi secara aktif.

"Kami berharap humas Bawaslu di setiap tingkatan menjadi perantara komunikasi yang kondusif, mendorong partisipasi masyarakat tidak hanya saat pencoblosan, tapi juga dalam mengawasi jalannya proses demokrasi," tambahnya.

Endah juga mengajak masyarakat untuk menjadi mitra strategis Bawaslu dalam pengawasan pemilu dan pilkada. Partisipasi publik, menurutnya, harus dimaknai lebih luas, termasuk dalam pelaporan pelanggaran dan pengawalan prinsip keadilan pemilu.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Lumajang, Lutfiati, menyampaikan terima kasih atas buku-buku yang diberikan. Ia menyebut ketiga buku tersebut sangat bermanfaat sebagai referensi kelembagaan, khususnya dalam menyongsong tahapan pemilu berikutnya.

β€œIni menjadi bekal yang sangat penting bagi kami untuk memperkuat kerja-kerja pengawasan ke depan, sekaligus sebagai bahan edukasi internal dan eksternal,” ujarnya.

Dengan adanya penyerahan buku ini, diharapkan Bawaslu Kabupaten Lumajang terus memperkuat peran kehumasan sebagai garda depan komunikasi publik dan pengawasan partisipatif di daerah.

Penulis & Foto : Ella Luma