Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Provinsi Jawa Timur Gelar Rapat Penyusunan Laporan Akhir Kehumasan 2024 Secara Daring

daring humas

Bawaslu Provinsi Jawa Timur menggelar Rapat Penyusunan Laporan Akhir Kehumasan Tahun 2024 secara daring melalui platform Zoom Meeting. Peserta rapat yaitu Kordiv. Humas berserta Staf Humas Bawaslu  Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Rapat ini dihadiri oleh jajaran Bawaslu Provinsi Jawa Timur serta Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Koordinator Divisi Humas dan Data Informasi (Humas dan Datin) Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Dwi Endah Setyorini menekankan pentingnya laporan akhir sebagai kegiatan rutin yang dilakukan selama pelaksanaan pemilu dan pilkada. "Surat edaran dari Bawaslu RI sudah kami bagikan, dan saya harap bapak-ibu sekalian dapat memahami serta melaksanakannya dengan baik. Koordinasi ini wajib dilakukan meskipun terdapat beberapa kendala, seperti perselisihan hasil pemilihan (PHP) dan rakor lainnya," ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar seluruh peserta dapat membagi waktu dengan baik, mengingat tugas humas dan pencegahan seringkali digabungkan dalam satu pimpinan di tingkat kabupaten/kota.

"Rencana awal, kami ingin melakukan persiapan laporan secara luring, tetapi karena pimpinan humas dan pencegahan di Kabupaten/Kota jadi satu dan juga padat kegiatan, akhirnya dilaksanakan secara daring. Nantinya, finalisasi laporan akhir akan dilakukan bersama, dan kami akan mengundang bapak-ibu untuk mereview laporan sebelum diserahkan ke Bawaslu RI," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan beberapa poin evaluasi penting yang harus diperhatikan, seperti jumlah postingan media sosial, variasi jenis konten, dan tingkat interaksi dengan masyarakat.

"Laporan akhir ini harus menjadi gambaran menyeluruh tentang bagaimana kita menjalankan tugas dan fungsi sebagai humas selama tahapan Pemilu maupun pilkada. Saya berharap laporan ini dapat terjabarkan sesuai kebutuhan Bawaslu RI," tambahnya.

Selain menjadi dokumen formal, laporan akhir juga diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut pada tahun 2025 setelah seluruh tahapan pilkada selesai.

"Saya ingin laporan ini tidak hanya menjadi ringkasan yang ditaruh di meja, tetapi menjadi karya bersama yang bermanfaat. Kita kembangkan laporan ini menjadi sebuah buku yang menggambarkan kehumasan di Jawa Timur. Saya berharap kolaborasi dari seluruh 38 kabupaten/kota dalam membuat buku ini," ungkapnya.

Rapat ini menegaskan komitmen Bawaslu Jawa Timur dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu dan pilkada dengan profesional serta terus meningkatkan kualitas komunikasi dan hubungan masyarakat di wilayahnya.

Penulis dan Foto : Dincs