Dari Papan Tulis ke Meja Pengawasan: Langkah Baru Achmad Deni di Bawaslu Lumajang
|
Lumajang - Lima tahun menjadi guru SD tak membuat Achmad Deni Suprayogi berhenti belajar tentang arti pengabdian. Kini, pria kelahiran Lumajang itu memulai babak baru sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Bawaslu Kabupaten Lumajang, menempati formasi Analis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Pertama.
“Dulu saya mengajar anak-anak SD di Kraton 1. Sekarang saya belajar hal baru, bagaimana uang negara dikelola dengan akuntabel untuk mendukung pengawasan pemilu,” ujar Deni sambil tersenyum, ketika ditemui usai orientasi pegawai baru, (19/08/2025)
Perjalanan Deni menuju lembaga pengawas pemilu itu berawal dari niat sederhana: mencari ruang baru untuk berkontribusi. Lulusan Sarjana Manajemen ini mengaku tertarik mendaftar di Bawaslu karena formasinya yang luas dan tersebar hampir di seluruh Indonesia.
“Bawaslu itu unik. Lembaga ini ada di hampir setiap kabupaten dan kota, termasuk di Lumajang, tempat saya tinggal. Itu juga yang membuat saya yakin untuk memilihnya,” katanya.
Sebelum resmi bergabung, Deni bukan sosok asing bagi dunia kepemiluan. Ia pernah menjadi anggota KPPS di desanya, pengalaman yang menurutnya membuka mata tentang pentingnya kerja pengawasan di akar rumput.
“Saat jadi KPPS, saya melihat langsung bagaimana setiap suara dijaga, setiap proses diawasi. Mungkin dari situ saya mulai tertarik dengan dunia pengawasan pemilu,” tutur pria berperawakan tenang itu.
Kini, Deni tengah beradaptasi dengan ritme kerja birokrasi di lingkungan Bawaslu Lumajang. Ia mengaku tantangan di bidang pengelolaan keuangan negara berbeda jauh dari mengajar di kelas, tapi semangatnya tetap sama: memberi yang terbaik untuk publik.
“Bagi saya, entah di depan papan tulis atau di depan laporan keuangan, keduanya soal tanggung jawab dan integritas. Itu yang saya pegang,” ucapnya mantap.
Bagi Bawaslu Lumajang, kehadiran Deni menjadi angin segar di tengah penguatan sumber daya manusia pasca penambahan formasi ASN baru. Di tangan orang-orang muda seperti Deni, semangat profesionalisme dan integritas lembaga diharapkan semakin kokoh.
Penulis : Ella Luma
Foto : Kunang