Lompat ke isi utama

Berita

Data Jadi Urat Nadi, Bawaslu Jatim Dorong Penguatan Pengolahan Informasi

warits

Lumajang - Bawaslu Jawa Timur menegaskan pentingnya pengolahan data sebagai fondasi setiap kebijakan pengawasan Pemilu. Pesan itu disampaikan Ketua Bawaslu Jatim, A. Warits, saat membuka kegiatan peer learning penguatan kelembagaan dengan tema pengolahan data, Senin (29/09/2025), yang digelar secara daring dan diikuti seluruh Bawaslu kabupaten/kota, termasuk Bawaslu Lumajang.

“Semua kebijakan Bawaslu, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, lahir dari data. Karena itu, pengolahan data menjadi sangat penting. Kita tidak boleh bekerja dengan asumsi, tapi dengan basis yang terukur,” ujar Warits dalam sambutannya.

Peer learning kali ini merupakan yang kelima, dengan format serupa pertemuan sebelumnya yakni berbagi pengalaman antar-daerah. Salah satu pengalaman yang akan diulas datang dari Bawaslu Kabupaten Malang yang didampingi langsung oleh bapak Rusmi selaku korwil Malang raya.

“Kami ingin setiap daerah bisa menyumbangkan praktik baik yang nantinya bisa diterapkan di wilayah lain,” kata Warits.

Ia menyinggung kebutuhan Bawaslu ke depan untuk memiliki lembaga riset dan pengembangan (litbang). “Bayangkan, kita punya ratusan ribu Form A dan sekitar 2.300 saran perbaikan dari Pemilu 2024. Itu data yang luar biasa besar. Kalau kita tidak kelola dengan baik, kita kehilangan pijakan,” ucapnya.

Warits menambahkan, forum peer learning ini diharapkan menjadi kontribusi nyata bagi penguatan kelembagaan pengawas Pemilu. “Yang kita diskusikan adalah ide dan gagasan, bukan pribadi kita. Dengan cara ini, saya percaya Bawaslu akan lebih baik dan lebih siap menghadapi tantangan demokrasi ke depan,” tutupnya.

Penulis & Foto : Ella Luma