Lompat ke isi utama

Berita

Ketua Bawaslu Lumajang Sambut Dua Personel Baru, Tegaskan Pentingnya Penguatan Kehumasan

duo racun

Ketua Bawaslu Lumajang, Lutfiyati, menyambut bergabungnya dua personel baru Laylatul Munawaroh dan Riqza Anggre yang siap memperkuat lini kehumasan dan komunikasi publik.

Lumajang - Ketua Bawaslu Kabupaten Lumajang, Lutfiyati, menyampaikan apresiasi dan harapan besar atas bergabungnya dua personel baru, Laylatul Munawaroh dari Bawaslu Provinsi Jawa Timur dan Riqza Anggre dari Bawaslu Kabupaten Jember. Keduanya resmi memperkuat lini kehumasan Bawaslu Lumajang setelah diperkenalkan secara langsung, Senin, (7/072025).

Dalam pertemuan perdananya dengan kedua staf baru itu, Lutfiati menekankan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar penambahan personel, melainkan bagian dari upaya serius memperkuat peran humas sebagai jembatan komunikasi antara lembaga dan publik.

“Humas adalah wajah lembaga. Di tangan mereka, citra dan kredibilitas Bawaslu Lumajang akan tercermin ke publik. Kami berharap kehadiran dua rekan baru ini membawa semangat segar dan ide-ide kreatif dalam mengelola informasi serta publikasi kegiatan lembaga,” ujar Lutfiati.

Menurutnya, tantangan kehumasan di era digital menuntut kecepatan, ketepatan, dan sensitivitas terhadap isu publik. Karena itu, ia berharap tim humas Bawaslu Lumajang mampu menjadi penggerak dalam membangun transparansi, memperluas jangkauan komunikasi, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengawas pemilu.

“Kita tak hanya bicara soal publikasi kegiatan, tapi bagaimana membangun narasi positif tentang pengawasan pemilu, partisipasi publik, dan integritas lembaga. Itu tugas penting humas,” tegasnya.

Lutfiyati juga menyoroti pentingnya sinergi lintas bidang di internal Bawaslu Lumajang. Ia menilai bahwa kerja-kerja kehumasan tidak bisa berdiri sendiri, melainkan harus terhubung dengan setiap divisi untuk memastikan pesan lembaga tersampaikan secara utuh.

“Humas itu bukan pelengkap, tapi penguat. Ia harus hadir di setiap denyut kegiatan lembaga mulai dari pengawasan, penanganan pelanggaran, hingga edukasi publik,” ujarnya menambahkan.

Sebelumnya, Plt Kepala Sekretariat Bawaslu Lumajang, Prajna Eka Puspitasari, juga menyampaikan optimisme bahwa bergabungnya Laylatul Munawaroh dan Riqza Anggre akan membawa semangat baru bagi pengelolaan kehumasan di Lumajang.

Dengan tambahan dua tenaga muda ini, Bawaslu Lumajang berharap dapat melahirkan corak komunikasi publik yang lebih profesional, adaptif, dan dekat dengan masyarakat, menjadikan lembaga ini tak hanya sebagai pengawas Pemilu, tapi juga pusat informasi demokrasi yang terbuka dan akuntabel.

Penulis : Ella Luma
Foto : Din's