Lompat ke isi utama

Berita

Kick off Penguatan Kelembagaan Bawaslu Jatim, Warist: Kita Menuju Lembaga Profesional dan Terpercaya

kick off

Kick off Penguatan Kelembagaan Bawaslu Jatim

Surabaya – Bawaslu Provinsi Jawa Timur resmi memulai proyek penguatan kelembagaan dengan ditandai berdentumnya suara gong yang dipukul oleh Anggota Bawaslu RI Totok Hariyono, di ballroom Hotel Vasa, Surabaya, Selasa pagi, (19/08/2025).

Di hadapan ratusan peserta, Ketua Bawaslu Jawa Timur, A. Warits, menegaskan bahwa penguatan kelembagaan bukan sekadar agenda teknokratik, melainkan sebuah misi konstitusional.

“Kita memikul tanggung jawab untuk memastikan kedaulatan rakyat tidak ternoda oleh manipulasi, politik uang, atau penyalahgunaan kekuasaan,” ujarnya lantang.

Kick off program bertajuk Meneguhkan Eksistensi, Membangun Sinergi, Menuju Pemilu Berkeadilan dan Berkeadaban ini dihadiri oleh jajaran Bawaslu dari seluruh Jawa Timur termasuk Ketua Bawaslu Lumajang, Lutfiati, bersama dua anggotanya, M. Syarifudin Lubis dan Siti Mudawiyah.

Warits menjelaskan, program baru ini sempat tertunda karena kebijakan efisiensi anggaran pada awal 2025.

“Baru ada relaksasi akhir Juli kemarin, maka kita baru bisa mulai sekarang,” katanya.

Ia memanfaatkan momentum Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia dua hari sebelumnya sebagai pengingat atas makna kemerdekaan.

“Bung Karno menyebut kemerdekaan itu jembatan emas. Maka tugas kita hari ini adalah memastikan jembatan itu tidak rapuh melalui sistem politik dan kelembagaan yang adil, transparan, dan berpihak pada rakyat,” tegasnya.

Melalui pendekatan pilot project berbasis Korwil, Bawaslu Jatim membagi penguatan kelembagaan ke dalam delapan bidang strategis yakni akuntabilitas keuangan - Kota Blitar, Pelayanan Informasi Hukum dan PPID - Kabupaten Probolinggo, Hubungan dan Eksistensi Kelembagaan, Pengolahan Data - Kabupaten Malang, Literasi Demokrasi - Tulungagung, Penataan Tata Kelola Internal – Bangkalan, Modernisasi Birokrasi - Kota Mojokerto, serta Peningkatan Kinerja Kelembagaan - Kota Malang, ditangani langsung oleh Warits.

“Kita ingin semua bidang ini menjadi simpul yang saling menguatkan, bukan hanya kebijakan di atas kertas, tapi diuji langsung di konteks lokal”, pungkasnya.

Penulis & Foto : Ella Luma