Lutfiati Ucapkan Selamat untuk Dua Anggota Bawaslu Jatim yang Dilantik sebagai TPD DKPP
|
Jakarta - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) resmi melantik 228 anggota Tim Pemeriksa Daerah (TPD) periode 2025–2026 di Jakarta, Kamis siang (6/11/2025). Dari ratusan nama yang dikukuhkan, dua di antaranya berasal dari Bawaslu Jawa Timur yakni Eka Rahmawati dan Dewita Hayu Shinta. Keduanya akan bertugas sebagai TPD DKPP Jawa Timur dari unsur Bawaslu.
Ketua Bawaslu Lumajang, Lutfiati, mengucapkan selamat atas terlantiknya dua srikandi Bawaslu Jatim tersebut. “Ini amanah besar. Saya yakin Bu Eka dan Bu Dewita membawa standar integritas Bawaslu Jatim ke level yang semakin tinggi,” ujarnya.
Lutfiati menyebut kepercayaan DKPP kepada dua perempuan pengawas tersebut sebagai bukti rekam jejak yang tak diragukan.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua DKPP Heddy Lugito. Melalui Keputusan Ketua DKPP Nomor 7.BA/SK/K.DKPP/SET-03/XI/2025, Heddy menegaskan bahwa seluruh anggota TPD wajib menjunjung profesionalitas dalam menjalankan sidang-sidang etik di daerah.
“Saya percaya saudara dan saudari semuanya akan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” kata Heddy, sebelum para anggota TPD membacakan pakta integritas yang diwakili Marini S.Pt., M.Si., dari Aceh.
Keberadaan TPD sendiri diatur dalam Pasal 146 ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. TPD merupakan tim ad hoc yang membantu DKPP memeriksa dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) di tingkat daerah. Struktur keanggotaannya memadukan unsur KPU Provinsi/KIP Aceh, Bawaslu Provinsi, dan unsur masyarakat. Unsur masyarakat dipilih langsung DKPP, sedangkan unsur KPU dan Bawaslu ditetapkan berdasarkan usulan lembaga asal.
Bagi Lutfiati, pelantikan ini bukan hanya penugasan rutin, melainkan bagian dari upaya menjaga marwah penyelenggaraan pemilu.
“Integritas penyelenggara adalah benteng terakhir demokrasi. Penugasan Bu Eka dan Bu Dewita adalah kabar baik bagi Jawa Timur, termasuk bagi kami di Lumajang,” kata dia.
Ia berharap keduanya mampu membawa perspektif pengawasan yang kuat selama bertugas dalam sidang etik. “Semoga amanah ini dijalankan dengan keberanian dan kejernihan, sesuai sumpah jabatan yang mereka ucapkan hari ini,” tutup Lutfiati.
Penulis : Ella Luma