Lompat ke isi utama

Berita

Menjaga Validitas di Luar Tahapan, Bawaslu Lumajang Bahas Lonjakan Data Pemilih

Syarifudin Lubis

Anggota Bawaslu Lumajang, Kordiv Pencegahan, Parmas & Humas: M. Syarifudin Lubis

Lumajang – Bawaslu Kabupaten Lumajang membedah dinamika angka pemilih yang terus bergerak bersama beberapa stakeholder terkait dalam rapat koordinasi dan diskusi pengelolaan data pemilih berkelanjutan, Rabu (12/11/2025).

Diskusi dibuka oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Lumajang, M. Syarifudin Lubis. Dalam paparannya, Lubis menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas data pemilih berkelanjutan yang disampaikan oleh KPU.

“Meskipun di masa non tahapan, kegiatan pemutakhiran data tetap kami lakukan. Kami memastikan data yang ada benar-benar valid melalui kegiatan uji petik oleh Bawaslu dan coktas atau coklit terbatas oleh KPU,” ujarnya.

Ia menyampaikan, berdasarkan data yang diterima dari KPU, terjadi penambahan jumlah pemilih yang cukup signifikan. Dari DPT Pemilu 2024 menuju DPT Pilkada 2024, jumlah pemilih meningkat sekitar 929 orang. Sementara itu, jika dibandingkan antara DPB Triwulan II dan Triwulan III tahun 2025, peningkatan mencapai 3.134 pemilih.

Lebih jauh, Lubis menjelaskan bahwa pada penetapan DPT Pemilu 21 Juni 2024 tercatat 837.666 pemilih, dan naik menjadi 838.595 pemilih saat penetapan DPT Pilkada 19 September 2024, bertambah 929 pemilih dalam kurun waktu 9 bulan. Sedangkan hingga penetapan PDPB Triwulan II pada 2 Juli 2025, angka itu melonjak menjadi 845.845 pemilih, atau naik 7.250 pemilih hanya dalam sepuluh bulan.

“Yang menjadi konsen kami di Bawaslu adalah memastikan bahwa data-data tersebut, meskipun belum sempurna, setidaknya mendekati kondisi riil di lapangan,” ujar Lubis.

Ia menambahkan, pengawasan data pemilih bukan sekadar angka di atas kertas, tetapi juga soal menjaga hak konstitusional warga agar tidak ada yang terlewat dari daftar pemilih.

Diskusi kemudian bergulir dengan penuh perhatian. Para peserta dari jajaran Panwaslu Kecamatan, perwakilan KPU, hingga staf sekretariat Bawaslu Lumajang menyoroti perlunya sinergi berkelanjutan antar lembaga agar dinamika data pemilih dapat dikawal dengan cermat.

Penulis : Ella Luma
Foto : Kunang