RAWON Menguatkan Barisan, Lumajang Siap Menjalankan Arahan
|
Lumajang - Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Kabupaten Lumajang, Radheteryan Firdyansyah, menyambut baik forum RAWON yang diinisiasi Bawaslu Jawa Timur. Menurutnya, forum tersebut tidak hanya menjadi ruang belajar teknis, tetapi juga ruang konsolidasi kelembagaan yang akan memperkuat standar kerja antarsatuan kerja di seluruh Jawa Timur, termasuk Lumajang.
“Arahan dari Bawaslu Jawa Timur sangat jela, sistem harus dibangun, bukan hanya dijalankan. Kami di Lumajang siap melaksanakan dan menindaklanjuti seluruh hasil forum RAWON sebagai bagian dari penguatan tata kelola kelembagaan,” ujar Radhet.
Sebagai penanggung jawab bidang SDM dan organisasi, ia memandang RAWON sebagai momen yang tepat untuk menyamakan frekuensi, terutama dalam hal mindset pengelolaan BMN. Menurut Radhet, digitalisasi yang ditekankan Bawaslu Jatim sejalan dengan agenda perbaikan internal yang sedang berjalan di tingkat kabupaten/kota.
“Digitalisasi bukan lagi pilihan, tetapi mandat. RAWON mengingatkan kita bahwa ketertiban administrasi harus dibangun sejak hulu, dimulai dari pengetahuan SDM hingga pemanfaatan aplikasi SIMAN secara optimal,” lanjutnya.
Radheteryan menilai, forum rutin dua kali dalam sebulan akan sangat membantu daerah dalam menjaga ritme pembelajaran. Dengan pola saling berbagi antar-satker, ia yakin kompetensi pengelolaan BMN akan meningkat lebih merata.
“Pembelajaran yang konsisten akan melahirkan kultur baru. Jika kabupaten/kota saling menguatkan, maka organisasi akan tumbuh lebih cepat. Kami siap hadir, siap belajar, dan siap berbagi pengalaman ketika tiba saatnya Lumajang didaulat menjadi pemateri,” tegasnya.
Ia menutup tanggapannya dengan memastikan bahwa Bawaslu Lumajang akan bergerak dalam jalur yang sama dengan Bawaslu Jawa Timur, khususnya dalam pembenahan sistem kerja berbasis aplikasi.
“Kami menyambut baik RAWON dan siap menjalankan setiap arahan. SDM yang kuat dan sistem yang tertib adalah fondasi pengawasan pemilu yang berintegritas,” pungkas Radheteryan.