Usia 90 Tahun Masih Aktif Memilih? Bawaslu Lumajang Ungkap Fakta di Lapangan
|
Lumajang - Deretan nama dalam daftar pemilih itu tampak biasa. Namun ketika Bawaslu Kabupaten Lumajang menelusurinya, sesuatu terasa janggal. Banyak di antaranya berusia hampir seabad—bahkan beberapa sudah lama meninggal dunia.
Temuan itu muncul saat tim Bawaslu Lumajang melakukan uji petik Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan IV Tahun 2025 di Desa Karanglo, Kecamatan Kunir, Rabu (29/10/2025). Kegiatan dipimpin oleh M. Syarifudin Lubis, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas, bersama dua staf Didin Cris dan Nurhadi Irawan, serta didampingi langsung oleh perangkat desa.
Bawaslu tiba di kantor desa dan disambut oleh Sekretaris Desa Karanglo bersama jajaran perangkat. Dari hasil pencocokan data hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang dibawa Bawaslu, terkuak fakta mencolok. Seorang perangkat desa yang juga merupakan mantan Ketua PPS Pemilu 2024 memastikan bahwa puluhan nama pemilih yang tercatat sebagai pemilih baru sejatinya telah meninggal dunia.
“Kalau dilihat dari identitasnya, banyak yang sudah berusia 90 tahun ke atas. Sebagian besar sudah lama meninggal, tapi namanya masih tercatat di daftar pemilih,” ujarnya kepada tim Bawaslu.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa data pemilih di tingkat desa masih menyisakan data TMS (Tidak Memenuhi Syarat) yang belum tersaring sepenuhnya.
“Kami ingin memastikan daftar pemilih ini bersih, karena validitas data adalah dasar kepercayaan publik terhadap pemilu,” kata M. Syarifudin Lubis di sela kegiatan.
Bawaslu menegaskan, proses pemutakhiran data tak bisa hanya mengandalkan administrasi di atas meja. Uji petik langsung ke lapangan menjadi kunci untuk memverifikasi kebenaran data, terlebih ketika daftar pemilih masih menampung nama-nama yang tak lagi hidup.
Dari Karanglo, Bawaslu Lumajang membawa pesan penting bagi penyelenggara di semua tingkatan, demokrasi yang sehat lahir dari data yang jujur, bahkan sejak sebelum surat suara dicetak.
Penulis : Ella Luma
Foto : Kunang