Lompat ke isi utama

Berita

Warga Lereng Semeru Akui Baru Pertama Kali Didatangi Bawaslu: “Kami Jadi Paham Soal Pemilu”

Abdur

Agus Jailani, warga Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo

Lumajang - Agus Jailani, warga Desa Supiturang yang terletak di lereng Gunung Semeru, mengungkapkan bahwa selama ini dirinya dan masyarakat sekitar belum pernah didatangi oleh Bawaslu. Ia mengaku senang dan merasa terbantu dengan kedatangan Bawaslu Lumajang dalam kegiatan sosialisasi demokrasi.

“Selama ini kami tidak tahu dan kurang paham soal pemilu. Tapi sekarang, kami jadi tahu bahwa jika ada pelanggaran, termasuk politik uang, bisa langsung dilaporkan ke Bawaslu,” ujarnya dengan antusias.

Kunjungan ini merupakan bagian dari program rutin Bawaslu Lumajang yang bertajuk Sosialisasi Demokrasi Menuju Pemilu yang Bersih dan Berintegritas. Dalam agenda bulanan ini, Bawaslu menyasar wilayah pinggiran dan terpencil yang minim akses informasi tentang Pemilu.

Kegiatan berlangsung sederhana namun khidmat di rumah salah satu warga Supiturang, menunjukkan pendekatan langsung yang humanis dari lembaga pengawas pemilu tersebut.

Ketua Bawaslu Lumajang, Lutfiati, serta kordiv Hukum dan Penyelesaian Sengketa Siti Mudawiyah turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama jajaran sekretariat. Dalam penyampaiannya, Lutfiati memperkenalkan fungsi dan peran Bawaslu kepada masyarakat yang selama ini masih awam terhadap proses pemilu. Ia menegaskan bahwa Bawaslu terbuka terhadap laporan pelanggaran dari warga, termasuk kecurangan dan praktik politik uang yang mencederai demokrasi.

“Kehadiran Bawaslu ini disambut antusias oleh warga yang selama ini merasa terisolasi dari informasi pemilu. Warga berharap kegiatan seperti ini terus dilanjutkan agar semakin banyak masyarakat desa yang melek demokrasi”, ungkapnya.

Dengan edukasi langsung seperti ini, masyarakat desa terpencil pun dapat memahami hak-haknya dalam pemilu serta bagaimana melindungi suara mereka dari penyalahgunaan kekuasaan.

Penulis & Foto : Ella Luma